Raja
Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud akan berkunjung ke Indonesia
pada awal Maret 2017. Keputusan kunjungan Raja Salman dikemukakan Wakil
Ketua DPR Fahri Hamzah setelah memperbolehkan kunjungan Duta Besar
Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Osamah Mohammed Alshuibi.
"Rombongannya besar sekali, lebih dari 800 orang. Sehingga Pak Dubes mengharapkan bantuan dan dukungannya agar kedatangan Raja Salman akan menjadi momen yang sangat penting bagi kedua negara," kata Fahri di Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Selasa, 17 Januari 2017.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyebutkan kunjungan
kenegaraan Raja Arab Saudi akan sangat monumental bagi kedua negara.
Sebab, kunjungan Raja Arab tersebut akan didampingi hampir seluruh
jajaran menteri dan pejabat negara Saudi Arabia.
"Kunjungan Raja Arab Saudi ini bersifat historis karena Raja Salman akan
berada di Indonesia sepekan lebih. Saya kira ini adalah kunjungan
kepala negara ke Indonesia yang paling lama," kata Fahri.
Dalam
pertemuan tersebut, Fahri juga mengucapkan terima kasih atas pemulihan
kuota jemaah haji Indonesia kembali menjadi 211 ribu jemaah dan mendapat
tambahan 10 ribu sehingga seluruhnya menjadi 221 ribu jemaah.
Sebelumnya, ketika Masjidil Haram direnovasi, kuota jemaah haji Indonesia dikurangi menjadi 168 ribu jemaah mulai 2013.
Fahri
berharap tambahan kuota haji sebanyak 10 ribu jemaah dapat digunakan
sebaik-baiknya dan meminta Pemerintah Arab Saudi terus meningkatkan
fasilitas untuk jemaah haji.
Fahri
juga mengimbau agar penambahan kuota haji diutamakan kepada para calon
haji yang berusia lanjut sehingga ibadah haji yang hanya sekali seumur
hidup dapat dilaksanakan.
"Daftar tunggu jemaah Indonesia sepatutnya memprioritaskan calon haji lanjut usia," katanya. [tempo]

0 Response to "Raja Salman akan Berkunjung ke Indonesia dengan membawa 800 Staf "
Post a Comment