Kesalahan Besar Pemerintah adalah melakukan Surveillance yang Melanggar kedaulatan Individu

Jika benar pemerintah melakukan surveillance kepada warga negaranya sendiri, jelas itu kesalahan besar dan melanggar kedaulatan individu. Pemeriksaan sampai ke dalam ruang aplikasi chatting, akun-akun sosial media dan penyadapan pembicaraan-pembicaraan baru sah dilakukan sebagai sarana penindakan. Indikator kejahatan dan indikasi pelakunya sudah ada sebelum dilakukan penyadapan atau pengintipan.

Mengenai isu tenaga kerja asing, semestinya pemerintah fokus pada soal substantif daripada genit membantah soal yang pinggiran dan mudah dibantah saking lebaynya, seperti jumlah 10 juta. Yang substantif adalah mengevaluasi kebijakan bebas visa secara spesifik, apakah menguntungkan atau merepotkan, merugikan bahkan membahayakan? Begitu juga klausul pinjaman investasi luar negeri yang mensyaratkan penggunaan tenaga kerja asing sampai pada porsi yang terlalu dan diberlakukan di level tenaga kerja paling kasar, yang sebetulnya menyalahi payung umum regulasi tentang tenaga kerja asing.


Mengenai isu penyalahgunaan sosial media untuk penghasutan, penyelewengan informasi publik dan pembodohan, ayolah akui saja bahwa semua kubu melakukan itu, dan perlu diakui bahwa kubu berkuasa pun mengoptimalkan cara-cara seperti itu baik ketika naik ke kekuasaan maupun dalam mempertahankannya. Revolusi mental terlihat dari cara-cara pemerintah menangani masalah-masalah depopulisasi pemerintah di tingkat akar rumput, antara lain dengan jujur, etis dan berhenti ngeles.

sumber: fb priyo djatmiko

0 Response to "Kesalahan Besar Pemerintah adalah melakukan Surveillance yang Melanggar kedaulatan Individu"

Post a Comment