Oleh : Hanny Kristianto
Bismillah,
Disaat yang lain sedang menghamburkan harta merayakan pergantian tahun
dan menyia-menyiakan waktu dengan melakukan hal yang sia - sia...
hidayah Allah datang kepada seorang sarjana dari Papua di Masjid Al
Firdaus Ngoto Bangunharjo Sewon Bantul DIY bersama team Mualaf Center
Yogyakarta
Selama beliau menempuh pendidikan di kota Jogja beliau merasakan indahnya ajaran Islam dalam kehidupan masyarakat muslim.
Di Jogja umat muslim bersatu dan berukhuwah, terikat dalam persaudaraan
abadi, semua saling mencintai dan saling menolong karena Allah Subhanahu
Wa Ta'ala
Umat non muslim beribadah dengan tenang dan aman tanpa di ganggu oleh
umat muslim, semua saling menghargai perbedaan, sementara di Tolikara
dan Manokwari umat muslim banyak dibatasi dan sering di ganggu oleh non
muslim.
Terlebih di Papua masih iserng terjadi perang suku dan masyarakanya tertinggal dari provinsi lainnya.
Ternyata terpuruknya Papua karena "Innama yuridus syaithanu an yuqi’a bainakumul adawata walbagh dhaa’a filkhamri walmaisir.”
Yang artinya: “Sesungguhnya tujuan syaitan akan membangkitkan permusuhan diantara kamu di dalam minuman keras/khamar dan judi.”
Ibnu Mas’ud berkata: “Telah dilaknat dalam minuman keras/khamar itu 10
orang yaitu yang: memerah, minta diperah, meminum, memberi minum,
membawa, menghantar, membekal, menjual, membeli, menyimpan."
Selain itu beliau menyadari bahwa ternyata missionaris dan sekutunya di
Papua tidak membawa manfaat dan kemajuan bagi masyarakat Papua selain
memanfaatkan mereka untuk merampok dan menjarah sumber daya alam mereka,
seperti gunung emas Freeport yang dikuasai Yahudi dan Nasrani..
Puluhan tahun Kristenisasi dan Missionaris di Papua telah gagal dan
justru merugikan mereka dimana justru kekayaan alam mereka sudah lama
di’rampok’ oleh kaum missionaris, suku – suku mereka dipecah belah dan
diadu domba. Infrastruktur dan transportasi tidak dibangun menyebabkan
pendidikan, kesehatan, kebutuhan hidup, sandang, pangan, papan mahal
harganya sementara kekayaan alam mereka dicuri mensejahterakan koruptor
juga yahudi dan sekutunya
In syaa Allah akan semakin banyak saudara kita di Papua yang akan
menyadari tipu daya Yahudi dan Nasrani terhadap mereka, secara logika
Papua adalah tanah yang kaya dan makmur tetapi puluhan tahun mereka
hanya dimanfaatkan oleh Yahudi dan nasrani, sampai sekarang Papua jauh
dari sejahtera..
….إِنَّ اللَّهَ لا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ …. artinya: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ”
Dan kelak, kita semua berdiri dihadapan Allah untuk bertanggung jawab terhadap amalan masing-masing.
Rasulullah shallallahu alaihi wassalam telah mewariskan agama ini dan
ini merupakan tanggung jawab terbesar bagi kita. Dan kitalah yang harus
menjaga dan menegakkannya
Subhanallah Walhamdulillah Wala Illah Ha Ilallah Allah Hu Akbar
Kita doakan saudara- saudara kita khususnya di Papua memperoleh hidayah
Allah dan kemenangan dunia dan akhirat dari Allah Azza wa Jalla satu -
satunya Tuhan yang layak di sembah dan di ibadahi oleh semua mahkluk.
Amin..
Allahu Akbar !
[bitc]


0 Response to "Alhamdulillah, Sarjana Dari Papua Ini Masuk Islam Jelang Pergantian Tahun Baru, Ini Kisah Pencariannya "
Post a Comment