Assalaaamu alaikum warahmatullahi wabarkaatuhu.
SubhanAllah, sikap mu'min terhadap perubahan waktu, tidak terjebak pada
akhir tahun, tidak ada sunnahnya merayakan tahun baru, petasan,
terompet, saling mengucapkan selamat apalagi sampai perayaan ma'siyat,
ini perayaan yg sia sia, mubazir dan jauh dari Syariat ALLAH.
Simaklah Kalam Allah ini dg iman, “Dan janganlah kamu menghambur
hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros pemboros itu
adalah saudara saudara syaitan” (QS Al Isro’: 26-27).
Rasulullah bersabda, “Dulu kalian memiliki dua hari untuk senang
senang di dalamnya. Sekarang ALLAH telah menggantikan bagi kalian dua
hari yg lebih baik yaitu hari Idul Fithri dan Idul Adha” (HR An Nasaai).
Rasulullah melarang umatnya meniup terompet Karena tradisinya orang orang yahudi (HR Abu Daud).
Majlis Ilmu dan Zikir bertepatan malam tahun baru bukan untuk merayakan
tahun baru itu, tetapi dalam rangka AL AMRU BIL MA'RUF WANNAHYU ANIL
MUNGKAR karena sudah terlalu hebatnya ma'siyat malam tahun baru itu.
Saat liburan, silahkan berwisata bersama keluarga berehat dan menambah
mesra hubungan keluarga dg tetap terjaga Syariat Allah.
Sungguh bagi orang beriman setiap hari adalah perubahan waktu karena
itulah orang beriman terus SIBUK MUHASABAH DIRI, IBADAH, AMAL SHOLEH dan
DAKWAH.
“Semoga kita semua sahabatku tercinta tetap selalu dalam HIDAYAH ALLAH
tidak terkecoh dg buaian dunia sebentar ini hingga Allah wafatkan dalam
keadaan HUSNUL KHOTIMAH…aamiin”.
Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa, berzikir dan berazam untuk sholat malam, sahabatku.
Sebarkan kabar ini. Kalian pun punya andil dalam dakwah, sahabatku.
Semoga Arifin dan kalian semua sahabatku fillah tetap selalu dalam
HIDAYAH ALLAH…aamiin.
(Muhammad Arifin Ilham)
Sumber: fb
Home » Berita Terkini
» Ustadz Arifin Ilham: Perayaan Tahun Baru, Perayaan yang sia sia, Mubazir dan Jauh dari Syariat ALLAH
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 Response to "Ustadz Arifin Ilham: Perayaan Tahun Baru, Perayaan yang sia sia, Mubazir dan Jauh dari Syariat ALLAH"
Post a Comment