Tidak seperti biasanya di seputaran
trotoar tepat jalan masuk ke gang potlot, markas grup Band Slank sepi
dari rombongan anak-anak muda yang selalu berpakaian hitam-hitam.
Anak-anak muda yang berkumpul ini tidak hanya memenuhi trotoar di
sepanjang jalan masuk gang Potlot, namun juga sampai ke trotoar di depan
Taman Pahlawan Kalibata.
Namun sejak bergulirnya aksi 212 lalu ditambah dengan beberapa kali
postingan yang menyatakan Band Slank yang mendukung langsung pencalonan
Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, kerumunan anak-anak muda yang rela
berkumpul hingga berhari-hari ini, sudah tidak terlihat seperti
biasanya.
“Iya bang, banyak teman-teman yang sudah tidak mau datang lagi, sejak
Slank menyatakan dukung Ahok, pada kecewa,” ujar Ian warga Kuningan.
Bahkan menurut Ian dirinya juga datang karena kebetulan ada teman dari
luar daerah yang kebetulan datang dan meminta tolong “bantuan” tanpa mau
merinci apa yang dimaksud dengan bantuan.
Menurut Ian memang masih ada yang datang, namun mereka kebanyakan dari
luar Jakarta, itupun maish bisa dihitung dengan jari. Ian bercerita
tentang teman-temannya yang mengaku tergabung dalam komunitas Slankers
ini, terpaksa meninggalkan markas Slank karena persoalan Slank yang
memaksa untuk tetap mendukubg Ahok, sementara mereka banyak yang juga
yang tidak menyukai Ahok, apalagi sejak mulai bergulir kasus penistaan
agama.
“Kami sendiri kecewa dengan sikap personil slank yang maunya mendukung
Ahok, mending gak usah kesini lagi,” ujar Ian usai bertemu dengan
rekannya sesama slankers dari daerah.
sumber: beritaislam24h

0 Response to "Slankers Kecewa Tinggalkan Markas Gang Potlot"
Post a Comment