Tim Densus 88 anti teror menggerebek markas teroris di tengah waduk
Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. Dalam penggerebekan tersebut polisi
menembak 2 teroris hingga tewas dan menangkap 2 pelaku lainnya.
Selain itu polisi juga menemukan sejumlah barang bukti. Apa saja?
Dalam foto yang diterima detikcom, Minggu (25/12/2016), barang bukti
yang ditemukan berupa golok, buku-buku, cutter, sepatu, dompet dan
lain-lain.
Terlihat ada 5 golok dan 4 senjata tajam lainnya yang ditemukan petugas.
Barang bukti itu ditemukan di dalam markas teroris yang berada di
tengah waduk.
Selain itu ada juga topi koboi, lembaran kertas, wadah kacamata, hingga
sepatu running. Kapolda Jabar, Irjen Anton Charliyan, mengatakan
pihaknya masih terus mencari barang bukti. Polda Jabar menerjunkan tim
penyelam untuk mencari barang bukti di dalam air.
"Tim penyelam, ini sedang disisir di bawah untuk diselami, disterilkan.
Kita tidak tahu ada apa. Tim selam masih melakukan agar disterilkan,"
ucap Anton.
Penggerebekan itu dilakukan pada pukul 11.30 WIB, di Kampung Ubrug, Waduk Jatiluhur, Purwakarta. Polisi menangkap
2 orang atas nama Ivan dan Rijal. Selain itu polisi juga melumpuhkan dua
teroris hingga tewas yang bernama Abu Sofi dan Abu Fais, karena melawan
petugas. (Detik.com)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 Response to "Al Quran di jadikan barang bukti terroris "
Post a Comment