Pelaku
tindakan rasis dengan menggantungkan daging babi di masjid-masjid
Inggris dilaporkan tewas dalam penjara. Pria berusia 35 tahun ini tewas
saat ia menjalani hukuman penjara selama satu tahun, Metro melaporkan pada Kamis (29/12/2016).
Kevin Crehan dipenjara pada Juli 2016 terkait kasus serangan terhadap
masjid Jamia di Totterdown, Bristol, Inggris. Crehan termasuk sebagai
anggota geng rasis di Inggris.
Geng rasis ini meninggalkan potongan daging babi di gagang pintu masjid
dan menyimpan roti lapis berisi daging babi di depan pintu masjid.
Berdasakan rekaman CCTV saat serangan terjadi menunjukkan dua pria berdiri dengan bendera bertuliskan ‘tidak ada lagi masjid.’
Selain Crehan masih ada tiga pelaku yang terlibat dalam serangan rasis
pada Januari silam. Crehan, 34, asal Knowle dipenjara selama satu tahun,
Mark Bennett, 48, asal Patchway dikenakan kurungan selama sembilan
bulan, Alison Bennett, 46, yang merupakan istri Mark Bennett, juga
diganjar hukuman penjara selama enam bulan dan Angelina Swales, 31, asal
Brislington dihukum penjara selama empat bulan.
Seorang juru bicara Layanan Penjara Bristol mengatakan pihaknya akan menyelidiki kasus kematian Crehan.
sumber: islampos
0 Response to "Peletak Daging Babi di Masjid Inggris Tewas dalam Penjara "
Post a Comment