"Allah Punya Anak" Perkataan yang Sangat Mungkar yang Hampir Membuat Langit Pecah Bumi Terbelah Gunung Runtuh
Berita Islam 24H - Pantaskah Allah dikatakan punya anak seperti yang disuarakan oleh orang Nashrani?
Sungguh perkataan ini adalah perkataan yang sangat mungkar yang hampir membuat langit terbelah.
Allah Ta’ala berfirman,
وَقَالُوا اتَّخَذَ الرَّحْمَنُ وَلَدًا (88) لَقَدْ جِئْتُمْ شَيْئًا
إِدًّا (89) تَكَادُ السَّمَوَاتُ يَتَفَطَّرْنَ مِنْهُ وَتَنْشَقُّ
الْأَرْضُ وَتَخِرُّ الْجِبَالُ هَدًّا (90) أَنْ دَعَوْا لِلرَّحْمَنِ
وَلَدًا (91) وَمَا يَنْبَغِي لِلرَّحْمَنِ أَنْ يَتَّخِذَ وَلَدًا (92
“Dan mereka berkata: “Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai)
anak.” Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat
mungkar, hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi belah,
dan gunung-gunung runtuh, karena mereka menda’wakan Allah Yang Maha
Pemurah mempunyai anak. Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah
mengambil (mempunyai) anak.” (QS. Maryam: 88-92)
Inilah sanggahan yang telak pada orang yang menyatakan Allah memiliki
anak seperti yang disuarakan oleh orang Nashrani. Orang Nashrani
menyatakan Isa sebagai putera Allah. Juga orang Yahudi menyatakan bahwa
Uzair itu putera Allah. Sedangkan orang musyrik menyatakan bahwa
malaikat adalah anak perempuan Allah. Maha Suci Allah akan perkataan
busuk mereka.
Allah pun membantah bahwa sungguh perkataan tersebut sangat-sangat keji.
Yang menunjukkan bahayanya perkataan semacam itu, Allah katakan bahwa
hampir-hampir saja langit runtuh. Gara-gara perkataan itu pula, bumi
hampir saja terbelah. Gunung-gunung pun ikut hancur lantaran perkataan
mungkar tersebut.
Ingatlah, Allah tidak pantas dikatakan demikian. Apabila dinyatakan
Allah memiliki anak, itu menunjukkan adanya sifat kekurangan dan itu
sama saja menandakan Allah itu butuh pada makhluk. Padahal Allah itu “al
ghoniy al hamiid”, yang Maha Cukup (artinya: tidak butuh pada
makhluk-Nya) dan
Maha Terpuji.
Begitu pula jika ada yang mengatakan Allah memiliki anak, berarti anak
itu akan serupa dengan orang tuanya. Padahal tidak ada yang serupa
dengan Allah Ta’ala. Demikian yang dikatakan oleh Syaikh As Sa’di dalam
kitab tafsirnya, Taisir Al Karimir Rahman.
Berarti kekeliruan dari pernyataan Allah itu memiliki anak: (1) Allah
itu tidak butuh pada makhluk, (2) Allah itu tidak serupa dengan makhluk
sebagaimana kemiripan antara orang tua dan anak.
Ka’ab Al Ahbar mengatakan,
غضبت الملائكة، واستعرت النار ، حين قالوا ما قالوا
“Malaikat akan murka, api neraka akan panas menyala ketika mereka menyuarakan apa yang mereka katakan.”
Meski dikatakan seperti itu, Allah masih tetap memberikan rezeki.
Meskipun disakiti, Allah tetap memberikan maaf. Dalam hadits yang
dikeluarkan dalam shahihain,
لَيْسَ أَحَدٌ – أَوْ لَيْسَ شَىْءٌ – أَصْبَرَ عَلَى أَذًى سَمِعَهُ مِنَ
اللَّهِ ، إِنَّهُمْ لَيَدْعُونَ لَهُ وَلَدًا ، وَإِنَّهُ لَيُعَافِيهِمْ
وَيَرْزُقُهُمْ
“Tidak ada sesuatu pun yang lebih sabar dari bentuk disakiti yang ia
dengar selain Allah. Mereka menyatakan bahwa Allah memiliki anak. Meski
demikian, Allah masih memaafkan mereka dan tetap memberikan mereka
rezeki.” (HR. Bukhari no. 6099 dan Muslim no. 2804, dari Abu Musa).
Demikian pelajaran dari Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim karya Ibnu Katsir rahimahullah.
Namun tetap perkataan “Allah itu punya anak” adalah mungkar.
Ibnu Katsir menyatakan,
وأنه لا إله إلا هو، وأنه لا شريك له، ولا نظير له ولا ولد له، ولا صاحبة له، ولا كفء له، بل هو الأحد الصمد:
وفي كُلّ شَيءٍ له آيةٌ … تَدُل على أنه واحِدُ …
“Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, tidak ada
sekutu bagi-Nya, tidak ada yang serupa dengan-Nya. Allah tidaklah
memiliki anak dan istri. Tidak ada yang semisal dengan-Nya. Allah itu Al
Ahad Ash Shomad (Maha Esa dan semua makhluk bergantung pada-Nya).
Pada segala sesuatu terdapat ayat (tanda kuasa Allah), itu semua menunjukkan Allah itu Esa.”
Demikian dinukil dari Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim (Tafsir Ibnu Katsir).
sumber:beritaislam24h

0 Response to ""Allah Punya Anak" Perkataan yang Sangat Mungkar yang Hampir Membuat Langit Pecah Bumi Terbelah Gunung Runtuh "
Post a Comment