CEO Facebook Mark Zuckerberg ternyata menyadari bahwa Facebook
kekurangan metode untuk mengekspresikan perasaan penggunanya. Hal itu ia
ungkapkan ketika membuka sesi tanya jawab publik, yang dilakukan di
laman Facebooknya.
"Sering sekali orang membagikan momen sedih
dalam hidupnya ke Facebook. Apakah cara yang paling baik bagi para
pengguna untuk mengekspresikan perasaannya? Untuk berempati?" ujar Zuck.
Zuck
pun menyatakan bahwa tombol 'Dislike' adalah fitur yang paling banyak
diminta oleh pengguna Facebook. Dan pria 30 tahun ini tak serta merta
menolak ide tersebut, seraya menyebutnya sebagai hal penting yang layak
untuk didiskusikan.
Namun seperti yang dikutip detikINET dari
Telegraph, Sabtu (13/12/2014), Zuck merasa bahwa tombol semacam itu
didesain untuk menyampaikan sentimen negatif, yang kemungkinan akan
digunakan secara tak tepat.
"Kami perlu menemukan cara yang tepat
untuk melakukan hal ini (tombol dislike), agar bisa dimanfaatkan dengan
tepat, bukan untuk sesuatu yang buruk," tambahnya.
Baginya,
tombol 'dislike' itu juga bisa akan bisa mempengaruhi bisnisnya.
Perusahaan-perusahaan yang ingin beriklan tentu akan berpikir ulang,
karena bisa saja laman mereka menuai tombol tersebut dari para pengguna
Facebook.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 Response to "Alasan Facebook Tak Berikan Tombol 'Dislike'"
Post a Comment